Teknologi Komunikasi di Indonesia dari Waktu ke Waktu

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang sangat cepat ditandai salah satunya oleh perkembangan alat komunikasi. Proses berkembang pesatnya teknologi komunikasi ini dapat Anda lihat melalui sejarah berkembangnya teknologi komunikasi, sejarah perkembangan teknologi informasi, dan sejarah teknologi informasi. Perubahan ini jelas mempengaruhi  pola komunikasi dan hubungan yang kita lakukan dengan orang lain serta mempengaruhi kehidupan kita di bidang lainnya.

Misalnya dalam bidang pekerjaan atau komunikasi bisnis, juga komunikasi organisasi, pendidikan atau komunikasi pembelajaran, hingga komunikasi kesehatan. Revolusi teknologi komunikasi dan informasi yang berlangsung di seluruh dunia termasuk Indonesia sudah mengubah pola komunikasi manusia ke dalam bentuk informasi kampung global. Hal ini sebagaimana telah diramalkan oleh Marshall McLuhan melalui teori media klasiknya.

Banyak teknologi baru seperti serat optik, laser, telepon, internet, dan alat telekomunikasi lainnya sudah memasuki jaringan komunikasi tertulis, juga lisan dan hal ini tidak bisa dihindari. Sebelumnya komunikasi dilakukan secara langsung dengan kirim surat, sekarang dapat diakukan secara digital. Bahkan Anda saat ini dapat melakukan beli pulsa online untuk penunjang komunikasi Anda melalui smartphone. Se,ua kemudahan bisa Anda dapatkan dalam genggaman. Lalu bagimana berkembangnya teknologi komunikasi di Indonesia? Berikut di bawah ini ada ulasan singkatnya.

  • Teknologi Komunikasi Tradisional

Berbagai aktivitas komunikasi di Indonesia sejatinya dilakukan sejak masa kerajaan. Hal ini terungkap dari berbagai dokumen dan prasasti yang ditemukan oleh ahli sejarah. Media komunikasi yang dipakai pada masa kerajaan tersebut adalah batu, kulit kayu, kayu, bambu serta lontar. Berbagai macam media komunikasi itu adalah media komunikasi yang ditulis dengan memakai bahasa Sansekerta.

  • Telegraf

Tahun 1855, tanggal 23 Oktober, jalur telegraf di Indonesia mulai dibuka oleh pemerintah Hindia Belanda. Saat itu, jalur telegraf menghubungkan Batavia atau Jakarta dan Buitenzorg atau Bogor. Kemudian jalur telegraf semakin berkembang yang dimulai dengan digunakannya telegraf oleh khalayak luas di 28 kantor telegraf yang ada waktu itu. Perkembangan telegraf mengalami lebih lanjut dengan hadirnya kabel komunikasi bawah laut yang bisa membawa pesan yang menghubungkan Jakarta – Singapura dan diikuti dengan Banyuwangi – Australia.

  • Mesin Cetak

Kurang lebih dua abad sesudah mesin cetak ditemukan, pada tahun 1688, pemerintah Hindia Belanda membawa mesin cetak masuk ke Indonesia. Tidak lama setelah itu, hadirlah surat kabar tercetak pertama yang berisi banyak ketentuan perjanjian antara Sultan Makasar dengan pemerintah Hindia Belanda. Penerbitan surat kabar pertama ini setelahnya diikuti berbagai macam penerbitan lain seperti iklan yang biasanya ditujukan untuk membela atau membantu kepentingan pemerintah Hindia Belanda di Indonesia. Ini merupakan cikal bakal sejarah media massa di Indonesia.

  • Telepon Genggam

Cikal bakal telepon genggam merupakan pager yang muncul sebelum masa reformasi. Jumlah pemakai pager pada waktu itu mencapai 800.000 dan terus menurun seiring dengan mulai berkembangnya telepon genggam. Teknologi telepon genggam dengan basis NMT atau Nordic Mobile Telephone di Indonesia berkembang pada tahun 1984.

Tahun 1985, telepon genggam bergerak ke NMT modifikasi dengan AMPS atau Advance Mobile Phone Sytem dan dipakai oleh sejumlah operator di Indonesia. Selanjutnya, pada tahun 1993 mulai berkembang industri GSM atau Global System for Mobile Communication di Indonesia yang memiliki pilot project di pulau Bintan dan Batam. Dekade ini ditandai dengan tambah banyaknya operator seluler di Indonesia.

Layanan SMS atau short message service mulai marak di Indonesia pada tahun 2000an. Saat ini Indonesia telah memakai teknologi internet dengan kecepatan 4G yang memungkinkan pemakai telpon genggam atau saat ini disebut smartphone makin cepat memperoleh informasi dan komunikasi. Bahkan tidak lama lagi teknologi 5G juga masuk ke Indonesia.

  • Radio

Radio siaran pertama yang ada di Indonesia adalah BRV atau Bataviase Radio Vereniging pada tanggal 16 Juli 1925 dan adalah cikal bakal siaran radio di Indonesia. Setelahnya disusul oleh beberapa stasiun radio swasta lain di berbagai wilayah Indonesia. Salah satu yang terbesar saat itu dan mendapat subsidi dari pemerintah adalah Nederlandsch Indische Radio Omroep Mij  atau NIROM.

Pada 11 September 1945, dibentuk Radio Republik Indonesia oleh sejumlah pimpinan radio yang ada dalam PPRK atau Perikatan Perkumpulan Radio Ketimuran. Di Indonesia, adanya radio diatur oleh pemerintah melalui Direktorat Jenderal Radio, Televisi dan Film. Radio swasta di Indonesia mulai berkembang di masa pemerintahan Orde Baru yang diatur melalui ketentuan peraturan pemerintah.

  • Televisi

Sejarah televisi di Indonesia dimulai pada tahun 1962 yang ditandai dengan hadirnya dua peristiwa besar yakni Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1962 di Jakarta dan Pembukaan Asian Games IV pada 24 Agustus 1962 di Jakarta oleh TVRI. Hal ini yang menjadi awal mula TVRI mengudara dan sesudah Satelit Palapa A1 diluncurkan pada tahun 1976, siaran TVRI bisa menjangkau wilayah Indonesia yang lebih luas.

Seperti radio, adanya televisi diatur melalui Direktorat Jenderal Radio, Televisi, dan Film. Televisi swasta mulai hadir di Indonesia pada akhir tahun 1980an yang dimulai dengan tayangnya RCTI secara terbatas. Saat ini jumlah stasiun televisi seluruh Indonesia mencapai 520 lebih stasiun televisi baik lokal dan nasional.

 

admin